Aby.MY.ID
Home

Kenapa Kita Harus Mondok Di Pesantren

By | 2018-12-12T20:22:00+07:00


Assalamu'alikum sahabat....
Kali ini saya akan membahas pertanyaan dari segelitir teman saya yang mungkin sama dengan pertanyaan yang ada dalam hati anda.

Kenapa kita harus mondok di pesantren ?

Sebelum saya menjawab pertanyaan di atas. Lebih baiknya anda mengenal dulu apa itu Pesantren. Seperti yang saya kutip dari Wikipedia ini :

Pesantren adalah sebuah pendidikan tradisional yang para siswanya tinggal bersama dan belajar di bawah bimbingan guru yang lebih dikenal dengan sebutan kyai dan mempunyai asrama untuk tempat menginap santri.

Santri tersebut berada dalam kompleks yang juga menyediakan masjid untuk beribadah, ruang untuk belajar, dan kegiatan keagamaan lainnya. Kompleks ini biasanya dikelilingi oleh tembok untuk dapat mengawasi keluar masuknya para santri sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Pondok Pesantren merupakan dua istilah yang menunjukkan satu pengertian. Pesantren menurut pengertian dasarnya adalah tempat belajar para santri, sedangkan pondok berarti rumah atau tempat tinggal sederhana terbuat dari bambu. Di samping itu, kata pondok mungkin berasal dari Bahasa Arab Funduq yang berarti asrama atau hotel.
Di Jawa termasuk Sunda dan Madura umumnya digunakan istilah pondok dan pesantren, sedang di Aceh dikenal dengan Istilah dayah atau rangkang atau menuasa, sedangkan di Minangkabau disebut surau.

Pesantren juga dapat dipahami sebagai lembaga pendidikan dan pengajaran agama, umumnya dengan cara nonklasikal, di mana seorang kyai mengajarkan ilmu agama Islam kepada santri-santri berdasarkan kitab-kitab yang ditulis dalam bahasa Arab oleh Ulama Abad pertengahan, dan para santrinya biasanya tinggal di pondok (asrama) dalam pesantren tersebut.

*Sekarang anda sudah mulai mengerti apa itu pesantren.

Sekarang saya akan memberikan jawab pada anda. Kenapa kita harus belajar dan mondok di Pesantren? .

Anda mungkin tahu, sekarang ini adalah zaman pergaulan semakin bebas, tempat-tempat maksiat semakin merajalela, obat-obatan terlarang banyak di jual belikan secara bebas, sex bebas telah mendapat hati di sebagian negara. Kasus-kasus pembunuhan semakin terdengar tiap hari di berita. Bahkan sangat ngeri ketika mendenga anak membunuh orang tua sendiri. Nauzubillah.

Semua itu tidak bisa di hilangkan, selagi kita memang hidup berdampingan dengan nafsu. Tapi minimal kita bisa mencegah diri kita atau keluarga kita, dari hal yang demikian.

Cara yang menurut saya tepat dari hal itu, ialah anda atau anak anda bisa belajar kepondok pesantren. Sebab di pesantern akan lebih di didik untuk menjauhi maksiat-maksiat di atas. Setidaknya kita berusaha menjauhinya.

Ada beberapa kasus, bahkan telah merambat ke masyarakat akan takut menjadi santri sebab akan menjadi teroris. Pemikiran yang demikian saya tolak dengan tegas, karena itu adalah fitnah yang besar.

Saya belajar di pondok pesantren itu lebih dari 12 tahun. Sering pindah-pindah karena ingin belajar pelajaran yang lain. Tidak ada satu pun kyai / guru yang mengajarkan muridnya untuk jadi teroris. Tetapi di didik untuk turut pada pemerintah, bahkan dalam ilmu fiqh ada ancaman bagi orang yang melawan/makar pada pemeritah.

Mana mungkin santri bisa jadi teroris, sedangkan dalam sejarah, santri dan kyai ikut serta dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia ini. Pemikiran seperti itu tiada lain datang dari orang yang takut akan negara kita maju. Sebab mereka akan merusak generasi muda dengan pergaulan bebas. Supaya bisa hancur negara ini.

Ada lagi pemikiran dari orang-orang yang memang awam dengan pesantren. Seperti ucapan mereka "Buat apa mesantren, tidak bisa daftar kerja dan mencari uang di kemudian hari".

Pemikiran yang demikian sudah bukan rahasia lagi. Sebagai mana pengalaman saya waktu mesantren dulu. Sering mendengar kata "Buat apa mesantren, gak melamar kerja".

Sebenarnya saya emosi saat mendengar perkataan itu. Dalam hati saya ingin sekali membalikan perkataan tersebut. "Masih untung santri tidak bisa melamar kerja, tapi masih bisa cari uang, baik dengan cara berdagang atau berkebun. Bahkan ada hadiah dari Allah saat kita ikhlas dengan berdakwa. Tidak sedikit para kyai di gajih Allah dengan puluhan juta dalam satu harinya. Baik lewat cara berdakwah atau mengajar."

"Tapi banyak orang yang sekolah tinggi, hanya menjadi babu di pabrik asing". (Itu hanya emosi saya).

Sebab di pesantren bukan saja di ajari ilmu agama. Tetapi santri di didik pelajaran yang lain seperti, matematik, tata bahasa, astronomi, ilmu ekonomi dan banyak lagi.

Oh.. iya. Maksud saya dalam artikel ini bukan berarti saya anti akan sekolah. Tapi barengi lah sekolah anda dengan belajar di pondok.

Mungkin itu saja yang saya sampaikan di sini. Walau pun bisa jadi berbeda pendapan dengan anda. Tapi bisa menjadi alasan yang masuk akan. Terima Kasih.
Previous Next

About Me

My photo
Hasan bakky
Seorang santri yang belajar sharing di dunia internet ini.
View my complete profile

Populer

Bagaimana keluarga berencana menurut islam?

Dewasa ini banyak sekali orang-orang merencanakan keluarga dengan 2 anak, baik dengan mengkonsumsi obat-obatan atau dengan cara lain. Tapi kenyataannya obat-obatan sering menjadi keluhan wanita dikarenakan tidak teraturnya masa haid. Terus apa yang seharusnya di lakukan bila kita ingin menjaga turunan supaya benar-benar teratur. Dikarenakan menunggu anak umur 2 tahun dulu baru mengandung lagi atau semisalnya. Walaupun tidak diragukan lagi bahwa kelangsungan jenis manusia merupakan salah satu tujuan utama bahkan tujuan utama pernikahan. Sedangkan kelangsungan jenis manusia ini hanya bisa terjadi dengan kelangsungan keturunan. Islam sendiri sangat menyukai banyaknya keturunan dan memberkati setiap anak, baik laki-laki ataupun perempuan. Akan tetapi seorang muslim diberi kemurahan untuk melakukan keluarga berencana apabila terdapat hal-hal rasional yang mendorongnya dan terdapat alasan yang kuat. Cara populer yang dipergunakan orang untuk mencegah atau mengatur kelahiran...
Image

Bagaimana Nasib Blogger Di tahun Ini

Hari ini saya berselancar di internet tuk mencari informasi dunia blogger, tak di sangka ada satu artikel yang menarik saya bahas di sini. karena ada blogger yang membahas tentang Bagaimana blogger di era youtuber, (mungkin yang dia maksud bagaimana blogger bisa menghasilkan uang kalau semua lebih ke youtube dari pada membaca artikel blog). Ok, mungkin saya dan anda akan mempunyai pemikiran yang sama ketika anda seorang blogger untuk hobi. Tapi bagaimana kalau orang membuat blog karena alasan untuk mencari penghasilan, mungkin akan berpikir lebih extra tentang ini. Dalam kasus ini, kita anggap sesuatu yang sangat penting saja. Dikarenakan uang adalah masalah utamanya. Lanjut,,. melihat dari tahun-tahun lalu ketika blog mejadi penghasilan tertinggi untuk seorang yang mencoba maraup uang dari internet,  maka banyaklah orang-orang menjadi blogger dadakan. sekarang pun sama banyak youtuber dadakan dengan konten tak menentu atau bisa dibilang amburadul. Sebenarnya semua itu k...
Image

Mengenang Sang Wali Qutub (Abuya Dimyati)

MENGENANG SANG WALI QUTUB (ABUYA DIMYATI) Alangkah ruginya orang Indonesia kalau tidak mengenal ulama satu ini. Orang bilang Mbah Dim Banten atau Abuya Dimyati bin Syaikh Muhammad Amin. Beliau adalah tokoh kharismatik dunia kepesantrenan, penganjur ajaran Ahlusunah Wal Jama’ah dari pondok pesantren, Cidahu, Pandeglang, Banten. Beliau ulama yang sangat konsen terhadap akhirat, bersahaja, selalu menjauhi keduniawian. Wirangi (hati-hati dalam bicara, konsisten dalam perkataan dan perbuatan). Ahli sodakoh, puasa, makan seperlunya, ala kadarnya seperti dicontohkan Kanjeng Nabi, humanis, penuh kasih sesama umat manusia. Kegiatan kesehariannya hanya mulang ngaji (mengajar ilmu), shalat serta menjalankan kesunatan lainnya. Beliau lahir sekitar tahun 1925 anak pasangan dari H.Amin dan Hj.Ruqayah. Sejak kecil Abuya Dimyathi sudah menampakan kecerdasannya dan keshalihannya, beliau belajar dari satu pesantren ke pesantren lainnya mulai dari Pesantren Cadasari, kadupeseng Pandeglang, ke Plamunan hi...
Image

Mengenang orang tua

Jauh sebelum kita dewasa seperti sekarang, kisah hidup di waktu kecil selalu terinang dan teringat dalam pikiran. Mengingat begitu besar jasa seorang ayah dan ibu dalam berusaha membesarkan kita. Kasih sayang yang tak pernah meminta balas budi, selalu di berikan orang tua kepada kita. Tak pernah meminta apa lagi memaksa. Kita sadar betapa lemahnya kita saat kita kecil dulu, yang tak bisa melakukan apapun sendiri. Sekarang kita sudah beranjak dewasa, apa yang telah kita berikan kepada orang tua kita?, kalau bukan beban yang di sandarkan kepadanya. Teman,, apakah teman tahu?, bagaimana orang tua mencari uang buat kita. Mencarikan sekolah buat kita, mencarikan guru ngaji buat kita dan mencarikan pendamping buat kita. Semua kebutuhan kita selalu di penuhi oleh mereka. "Tapi apa yang telah kita berikan padanya?" "Renungkanlah teman...". Kebahagian yang mereka impikan dari kita, bukalah materi. Melainkan prestasi yang kita raih. Secara mereka mendidik k...
Image

Pembahasan tentang agama dan apa saja yang terkandung di dalamnya

Assalamualaikum ... sahabat,,, Semoga dalam keadaan yang sehat, dalam kesempatan kali ini kita akan membahas tentang agama islam dan apa-apa yang ada dalam agama, ketahuilah sahabat Allah Ta’ala berfirman ; ان الدين عند الله الاسلام ، وقال ايضا خلقت الجن والانس الا ليعبدون Sesungguhnya agama yang diridhoi oleh Allah adalah agama islam dan diciptakannya jin dan manusia hikmahnya adalah semata-mata untuk ibadah kepada Allah Swt. Jadi sahabat banyaknya agama didunia ini hanya islamlah yang paling diridhoi , maka dari itu besyukurlah atas ni’mat islam wal iman yang telah Allah berikan kepada kita semua dengan berlomba-lomba dalam kebaikan. Dan yang dinamakan agama, ialah; peraturan Allah yang di simpan kepada orang yang berakal sempura atas kemauannya sendiri. Maksudnya agama itu adalah peraturan Allah yang hanya orang berakal sempurnalah yang akan melakukannya dengan kemauannya sendiri tidak ada paksaan dari orang lain. Alhasil seorang yang tidak beragama islam masih belum sempurna pemik...

Kategori

  • Aqidah
  • Biografi Ulama
  • Bisnis
  • Blogging
  • Catatan Kecil
  • Desa
  • Domain Murah
  • Fiqh
  • Halal dan Haram
  • Hosting Murah
  • Ihsan
  • Keluarga
  • Lainnya
  • Lomba
  • Masalah Muamalah
  • Motivasi
  • Nahwu
  • News
  • Ponpes
  • Toharoh