Aby.MY.ID
Home

Jangan Terlalu Mengejar Dunia, Ingat Akherat

By | 2018-12-03T19:27:00+07:00


Hari ini saya pergi salah satu kampung di daerah cianjur. Untuk sekiranya membantu sepupu saya melihat kolam ikan, ma'lum keluarga sepupu saya yang berprofesi sebagai pembudidaya ikan mas

Kolam yang kami pakai, hasil dari menggadai dari seorang kakek yang tinggal di dekat kolam tersebut. Kira-kiranya berumur 80 tahun kalau tidak salah. Karena pendengaran dan penglihatannya sudah mulai berkurang, mungkin karena faktor umur.

Setiap kali saya berkunjung dia selalu memberi wejangan pada saya dan sepupu, bahkan sangat baik sekali pada kami sering memberi kami makanan dan tempat istirahat saat lelah kerja. Walaupun dalam segi ilmu agama tidak seperti ustad/ kyai, tapi dalam pengalamannya bisa kita petik pelajaran. Mungkin bisa bermanfaat bagi saya dan juga sahabat semua.

Dan sudinya sahabat semua membaca cerita yang saya akan sampaikan di bawah ini, atas pengalaman kakek tadi;

Kakek bercerita waktu muda dulu, dia adalah seorang anak dari juragan tanah dan mewariskan seluruh harta dari ayahnya, karena dia anak tunggal dari sang juragan. Sewaktu muda kakek sering meninggalkan kewajiban-kewajibannya sebagai seorang muslim untuk selalu taat kepada Allah SWT.

Dengan banyaknya kesibukan-kesibukan mengejar kesenangan duniawi membuatnya terus-menerus meninggalkan perintah dari Allah SWT. Sampai akhirnya teguran pun datang dari sang pencipta.  Mulailah badan yang gagah  dan sehat pun mulai terkena penyakit, bukan sekedar penyakit ringan, melainkan penyakit yang menghabiskan seluruh kekayaannya, baik berupa sawah, kolam ikan, kebun dan beberapa tanah galian. Habis di jual untuk berobat.

Bahkan saudara-saudara dari ayahnya pun tidak pernah menjenguk dia, padahal dulu pada saat dia masih gagah dan kaya mereka sering berkunjung untuk sekedar pesta-pesta hasil panen.

Dalam diri si kakek, timbulah sifat kehambaan yang membuat dia merasakan kekuasaan Allah SWT atas seluruh kehidupan manusia, baik , jelek, sehat, sakit, kaya dan miskin semua telah menjadi kekuasaan Allah SWT.

Begitu mudahnya Allah SWT, membuat sakit yang sehat, memiskinkan yang kaya. Karena bagaimana pun juga semua ini milik Allah SWT. Apa daya kita, harta, anak, istri dan bahkan diri kita pun hanya titipan dari Allah SWT untuk di pakai taat padanya.

Dengan begitu rasa salah dan dosa menyelimuti keseharian kakek itu, dengan rasa bersalah kakek pun tobat kepada Allah SWT. Dengan terus berusaha berobat dari sakit yang di derita.

Allah SWT adalah zat yang lautan pengampun, tidak ada dosa yang lebih besar dari pengampunan-Nya Allah. Maka tobat si kakek sepertinya di terima oleh Allah SWT, karena sakit yang menurut medis bisa mengantarkannya ke alam barzah pun, berangsur-angsur hilang dan sembuh.

Kakek pun sangat bersukur dengan itu, dan merubah kehidupannya. Yang dulu jauh dengan agama, kini kakek pun rajin akan solat fardu, sunah dan membaca al-qur'an.

Cerita pendek tadi di atas adalah kisah sepenggal pengalaman dari kakek. Dan semoga kita bisa mengambil hikmahnya menjadikan pelajaran kepada kita, Untuk tidak selalu merasa akan hidup selamanya dengan terus mengejar duniawi. Melainkan kita harus jadikan kekayaan dan duniawi ini alat untuk takwa kepada Allah SWT. Seperti bersedekah dan menafkahkan harta di jalan yang di ridhokan oleh Allah SWT.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi sahabat semua. Bila merasa artikel ini memberikan manfaat silakan bagikan artikel ini di media sosial teman semua.
Previous Next

About Me

My photo
Hasan bakky
Seorang santri yang belajar sharing di dunia internet ini.
View my complete profile

Populer

Bagaimana keluarga berencana menurut islam?

Dewasa ini banyak sekali orang-orang merencanakan keluarga dengan 2 anak, baik dengan mengkonsumsi obat-obatan atau dengan cara lain. Tapi kenyataannya obat-obatan sering menjadi keluhan wanita dikarenakan tidak teraturnya masa haid. Terus apa yang seharusnya di lakukan bila kita ingin menjaga turunan supaya benar-benar teratur. Dikarenakan menunggu anak umur 2 tahun dulu baru mengandung lagi atau semisalnya. Walaupun tidak diragukan lagi bahwa kelangsungan jenis manusia merupakan salah satu tujuan utama bahkan tujuan utama pernikahan. Sedangkan kelangsungan jenis manusia ini hanya bisa terjadi dengan kelangsungan keturunan. Islam sendiri sangat menyukai banyaknya keturunan dan memberkati setiap anak, baik laki-laki ataupun perempuan. Akan tetapi seorang muslim diberi kemurahan untuk melakukan keluarga berencana apabila terdapat hal-hal rasional yang mendorongnya dan terdapat alasan yang kuat. Cara populer yang dipergunakan orang untuk mencegah atau mengatur kelahiran...
Image

Bagaimana Nasib Blogger Di tahun Ini

Hari ini saya berselancar di internet tuk mencari informasi dunia blogger, tak di sangka ada satu artikel yang menarik saya bahas di sini. karena ada blogger yang membahas tentang Bagaimana blogger di era youtuber, (mungkin yang dia maksud bagaimana blogger bisa menghasilkan uang kalau semua lebih ke youtube dari pada membaca artikel blog). Ok, mungkin saya dan anda akan mempunyai pemikiran yang sama ketika anda seorang blogger untuk hobi. Tapi bagaimana kalau orang membuat blog karena alasan untuk mencari penghasilan, mungkin akan berpikir lebih extra tentang ini. Dalam kasus ini, kita anggap sesuatu yang sangat penting saja. Dikarenakan uang adalah masalah utamanya. Lanjut,,. melihat dari tahun-tahun lalu ketika blog mejadi penghasilan tertinggi untuk seorang yang mencoba maraup uang dari internet,  maka banyaklah orang-orang menjadi blogger dadakan. sekarang pun sama banyak youtuber dadakan dengan konten tak menentu atau bisa dibilang amburadul. Sebenarnya semua itu k...
Image

Mengenang Sang Wali Qutub (Abuya Dimyati)

MENGENANG SANG WALI QUTUB (ABUYA DIMYATI) Alangkah ruginya orang Indonesia kalau tidak mengenal ulama satu ini. Orang bilang Mbah Dim Banten atau Abuya Dimyati bin Syaikh Muhammad Amin. Beliau adalah tokoh kharismatik dunia kepesantrenan, penganjur ajaran Ahlusunah Wal Jama’ah dari pondok pesantren, Cidahu, Pandeglang, Banten. Beliau ulama yang sangat konsen terhadap akhirat, bersahaja, selalu menjauhi keduniawian. Wirangi (hati-hati dalam bicara, konsisten dalam perkataan dan perbuatan). Ahli sodakoh, puasa, makan seperlunya, ala kadarnya seperti dicontohkan Kanjeng Nabi, humanis, penuh kasih sesama umat manusia. Kegiatan kesehariannya hanya mulang ngaji (mengajar ilmu), shalat serta menjalankan kesunatan lainnya. Beliau lahir sekitar tahun 1925 anak pasangan dari H.Amin dan Hj.Ruqayah. Sejak kecil Abuya Dimyathi sudah menampakan kecerdasannya dan keshalihannya, beliau belajar dari satu pesantren ke pesantren lainnya mulai dari Pesantren Cadasari, kadupeseng Pandeglang, ke Plamunan hi...
Image

Mengenang orang tua

Jauh sebelum kita dewasa seperti sekarang, kisah hidup di waktu kecil selalu terinang dan teringat dalam pikiran. Mengingat begitu besar jasa seorang ayah dan ibu dalam berusaha membesarkan kita. Kasih sayang yang tak pernah meminta balas budi, selalu di berikan orang tua kepada kita. Tak pernah meminta apa lagi memaksa. Kita sadar betapa lemahnya kita saat kita kecil dulu, yang tak bisa melakukan apapun sendiri. Sekarang kita sudah beranjak dewasa, apa yang telah kita berikan kepada orang tua kita?, kalau bukan beban yang di sandarkan kepadanya. Teman,, apakah teman tahu?, bagaimana orang tua mencari uang buat kita. Mencarikan sekolah buat kita, mencarikan guru ngaji buat kita dan mencarikan pendamping buat kita. Semua kebutuhan kita selalu di penuhi oleh mereka. "Tapi apa yang telah kita berikan padanya?" "Renungkanlah teman...". Kebahagian yang mereka impikan dari kita, bukalah materi. Melainkan prestasi yang kita raih. Secara mereka mendidik k...
Image

Pembahasan tentang agama dan apa saja yang terkandung di dalamnya

Assalamualaikum ... sahabat,,, Semoga dalam keadaan yang sehat, dalam kesempatan kali ini kita akan membahas tentang agama islam dan apa-apa yang ada dalam agama, ketahuilah sahabat Allah Ta’ala berfirman ; ان الدين عند الله الاسلام ، وقال ايضا خلقت الجن والانس الا ليعبدون Sesungguhnya agama yang diridhoi oleh Allah adalah agama islam dan diciptakannya jin dan manusia hikmahnya adalah semata-mata untuk ibadah kepada Allah Swt. Jadi sahabat banyaknya agama didunia ini hanya islamlah yang paling diridhoi , maka dari itu besyukurlah atas ni’mat islam wal iman yang telah Allah berikan kepada kita semua dengan berlomba-lomba dalam kebaikan. Dan yang dinamakan agama, ialah; peraturan Allah yang di simpan kepada orang yang berakal sempura atas kemauannya sendiri. Maksudnya agama itu adalah peraturan Allah yang hanya orang berakal sempurnalah yang akan melakukannya dengan kemauannya sendiri tidak ada paksaan dari orang lain. Alhasil seorang yang tidak beragama islam masih belum sempurna pemik...

Kategori

  • Aqidah
  • Biografi Ulama
  • Bisnis
  • Blogging
  • Catatan Kecil
  • Desa
  • Domain Murah
  • Fiqh
  • Halal dan Haram
  • Hosting Murah
  • Ihsan
  • Keluarga
  • Lainnya
  • Lomba
  • Masalah Muamalah
  • Motivasi
  • Nahwu
  • News
  • Ponpes
  • Toharoh